Loading...

Dilaporkan ke Polisi, Atta Halilintar: Kami Pecinta, Bukan Penista Agama

Loading...

Dilaporkan ke Polisi, Atta Halilintar: Kami Pecinta, Bukan Penista Agama
Atta mengklaim video tersebut jadi bahan ajar di Malaysia. Hmmm..
Dream - Organisasi masyarakat Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) Provinsi Banten melaporkan Youtuber Atta Halilintar dan Ridwan Swallow ke Polda Metro Jaya.
Kepala Departemen Pengawas Agama ormas KPK Provinsi Banten, Rohimmat, mengaku merasa tersinggung dengan konten yang diunggah dua remaja tersebut. Dia melapor Atta ke Polda Metro dengan tudingan penistaan agama.
Video Atta yang membuat Rohimmat marah berisi potongan adegan hal-hal yang tak diperbolehkan dalam sholat. Video tersebut sempat telah dihapus Atta karena menimbulkan kritik.
Dalam video yang muncul, Atta bersama adik-adiknya memperagakan adegan yang dilarang saat sholat, semisal berisik, garuk-garuk kepala, senggol-senggolan, dan menginjak kaki.
Pemilik akun Gunawan Swallow sebetulnya telah menyampaikan klarifikasi. Dalam unggahannya, dua orang pemilik akun menyebut video tersebut hanya salinan dari salah satu akun Youtube.

Bagian Dari Edukasi?

 Unggahan Atta Halilintar
Sementara itu, Atta Halilintar dalam unggahan Instastory menjelaskan apa yang terjadi atas video buatannya. Dia memberi judul `Kami Keluarga Genhalilintar Pecinta Bukan Penista`.
Atta menyebut video tersebut bukan hendak menista agama Islam. Dia menyebut ada yang tidak tahu bagaimana potongan video tersebut beredar.
" Yang ngomong aja ga tau itu video di upload di channel siapa. Itu video kapan? dan itu video sudah sangat lama tidak ada di channel utama GH kami," kata Atta.
Atta mengatakan, video tersebut dibuat saat bulan Ramadan. Dia mengatakan, video tersebut merupakan bagian dari video edukasi beragama.

Loading...
Loading...
LihatTutupKomentar